Mempersiapkan diri menjadi seorang GURU......

JENIS - JENIS LAYANAN YANG ADA DI BK




JENIS LAYANAN BK

1.      LAYANAN ORIENTASI
Kita tahu bahwa masa orientasi itu adalah masa pengenalan terhadap lingkungan baru.Nah,layanan orientasi ini merupakan layanan yang memungkinan peserta didik memahami lingkungan baru, terutama lingkungan sekolah dan obyek-obyek yang dipelajari, untuk mempermudah dan memperlancar berperannya peserta didik dilingkungan yang baru itu.Sebenarnya tujuan dari adanya layanan orientasi ini adalah agar peserta didik bisa beradaptasi dan menyesuaikan dirinya dengan lingkungannya yang baru secara tepat dan bijak.Materi kegiatan layanan orientasi menyangkut :
a)      Pengenalan lingkungan dan fasilitas sekolah
b)      Peraturan dan hak-hak serta kewajiban siswa.
c)      Organisasi dan wadah-wadah yang dapat membantu dan meningkatkan hubungan sosial siswa.
d)     Kurikulum dengan seluruh aspek-aspeknya.
e)      Peranan kegiatan bimbingan karir.
f)       Peranan-pelayanan bimbingan dan konseling dalam membantu segala jenis masalah dan kesulitan siswa.
2.      LAYANAN INFORMASI
Layanan informasi adalah layanan yang memungkinan peserta didik menerima dan memahami berbagai informasi. Tujuan layanan informasi adalahmembantu peserta didik agar dapat mengambil keputusan secara tepat tentangsesuatu, dalam bidang pribadi, sosial, belajar maupun karier berdasarkaninformasi yang diperolehnya yang memadai. Layanan informasi pun berfungsiuntuk pencegahan dan pemahaman.
3.      LAYANAN PENEMPATAN PENYALURAN
Layanan penempatan dan penyaluran merupakan layanan yang memungkinan peserta didik memperoleh penempatan dan penyaluran di dalam kelas, kelompok belajar, jurusan/program studi, program latihan, magang,kegiatan ko/ekstra kurikuler sesuai dengan potensi, bakat, minat erta kondisipribadinya, dengan tujuan agar peserta didik dapat mengembangkan segenap bakat, minat dan segenap potensi lainnya. Layanan penempatan dan penyaluranberfungsi untuk pengembangan.Materi kegiatan layanan penempatan dan penyaluran meliputi :
a)      Penempatan kelas siswa, program study/jurusan dan pilihan ekstrakurrikuler yang dapat menunjang pengembangan sikap, kebiasaan, kemampuan, bakat dan minat.
b)      Membantu dalam kegiatan program khusus sesuai dengan kebutuhan siswa, baik pengajaran maupun program pengayaan dan seleksi masuk perguruan tinggi.
c)      Penempatan dan penyaluran dalam kelompok sebaya, kelompok belajar dan organisasi kesiswaan serta kegiatan sosial sekolah.
4.      LAYANAN PENGUASAAN KONTEN
Layanan penguasaan konten merupakan layanan yang membantu peserta didik menguasai konten tertentu, terutama kompetensi dan atau kebiasaan yang berguna dalam kehidupan di sekolah, keluarga, dan masyarakat. Tujuan layanan konten yaitu agar siswa mengusai aspek-aspek konten (kemampuan atau kmpetensi) tenu secara terintegrasi.Adapun layanan ini meliputi berbagai tahap diantaranya: perancangan,pelaksanaan,evaluasi, analisis hasil dari evaluasi,tindak lanjut dan laporan ynag mencakup pelaksanaan penguasaan  konten.
5.      LAYANAN KONSELING PERORANGAN
Layanan konseling perorangan merupakan layanan yang memungkinanpeserta didik mendapatkan layanan langsung tatap muka (secara perorangan)dengan guru pembimbing untuk membahas dan mengentaskan permasalahan yangdihadapinya dan perkembangan dirinya. Tujuan layanan konseling peroranganadalah agar peserta didik dapat mengentaskan masalah yang dihadapinya.Layanan konseling perorangan berfungsi untuk pengentasan dan advokasi.Pelaksanaan usaha dan pengentasan siswa dapat dilakukan dengan mengikuti langkah-langkah berikut:
a)      Pengenalan dan pemahaman permasalahan.
b)      Analisis yang tepat.
c)      Aplikasi dan pemecahan permasalahan.
d)     Evaluasi, baik evaluasi awal, proses ataupun evaluasi akhir.
e)      Tindak lanjut.

Materi layanan konseling perorangan meliputi :
1.      Pemahaman sikap, kebiasaan, kekuatan diri dan kelemahan, bakat, minat dan penyalurannya.
2.      Pengentasan kelemahan diri dan pengembangan kekuatan diri.
3.      Mengembangkan kemampuan berkomunikasi, menerima dan menyampaikan pendapat,      bertingkah laku sosial, baik di rumah, sekolah maupun di masyarakat.
4.      Mengembangkan sikap kebiasaan belajar yang baik, disiplin dan berlatih dan pengenalan belajar sesuai dengan kemampuan, kebiasaan dan potensi diri.

Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar