Mempersiapkan diri menjadi seorang GURU......

KEGUNAAN BK



                                                  FUNGSI BK
Fungsi bimbingan dan konseling secara umum adalah sebagai fasilitator dan motivator client dalam upaya mengatasi dan mencegah problema atau masalah kehidupan client dengan kemampuan yang ada pada diri sendiri.
1.      FUNGSI PEMAHAMAN
yaitu fungsi bimbingan dan konseling membantu kliennya agar memiliki pemahaman terhadap dirinya (potensinya) dan lingkungannya (pendidikan, pekerjaan, dan norma agama). Berdasarkan pemahaman ini, klien diharapkan mampu mengembangkan potensi dirinya secara optimal, dan menyesuaikan dirinya dengan lingkungan secara dinamis.Fungsi pemahaman ini meliputi beberapa hal berikut ini :
1)      Pemahaman tentang diri peserta didik sendiri  terutama oleh peserta didik sendiri, orang tua, guru pada umumnya dan guru pembimbing.
2)      Pemahaman tentang lingkungan peserta didik termasuk dalam lingkungan keluarga dan sekolah terutama oleh peserta didik sendiri, orang tua, guru pada umumnya dan guru pembimbing.
3)      Pemahaman tentang lingkungan yang lebih luas (termasuk didalamnya informasi pendidikan, informasi jabatan, perkerjaan dan informasi sosial dan budaya atau nilai-nilai) terutama oleh peserta didik.
Jadi, inti dari fungsi pemahaman ini adalah peserta didik dapat memahami dirinya sendiri.
2.      FUNGSI PENCEGAHAN
Pencegahan didefinisikan sebagai upaya mempengaruhi dengan cara yang positif dan bijaksana lingkungan yang dapat menimbulkan kesulitan atau kerugian sebelum kesulitan atau kerugian itu benar-benar terjadi.Jadi,fungsi bimbingan dan konseling adalah untuk menghambat kesulitan ataupun menghilangkan kesulitan ataupun masalah dari peserta didik (klien) dengan pencegahan yang dilakukan oleh BK.
Adapun  kegiatan dalam rangka pelaksanaan fungsi pencagahan yang dirancang oleh BK adalah sebagai berikut ini :
1)      Identifikasi permasalahan yang mungkin timbul (perkiraan konselor itu sendiri)
2)      Mengindentifikasi dan menganalisis sumber-sumber penyebab tinbulnya masalah-masalah dari klien.
3)      Mengidentifikasi pihak-pihak yang dapat membantu pencegahan masalah tersebut (pihak yang bisa mendukung)
4)      Menyusun rencana program pencegahan.
5)      Pelaksanaan dan monitoring.
6)      Evaluasi dan laporan.
3.      FUNGSI PENGENTASAN
Melalui fungsi pengentasan ini pelayan bimbingan dan konseling dapat mengatasi berbagai masalah yang dialami oleh peserta didik.Fungsi ini berkaitan erat dengan upaya pemberian bantuan kepada konseli yang telah mengalami masalah, baik menyangkut aspek pribadi, sosial, belajar, maupun karir.
4.      FUNGSI PEMELIHARAAN DAN PENGEMBANGAN
Fungsi pemeliharaan yaitu fungsi bimbingan dan konseling untuk membantu konseli atau klien supaya dapat menjaga diri dan mempertahankan situasi kondusif yang telah tercipta dalam dirinya. Fungsi ini memfasilitasi konseli agar terhindar dari kondisi-kondisi yang akan menyebabkan penurunan produktivitas diri. Pelaksanaan fungsi ini diwujudkan melalui program-program yang menarik, rekreatif dan fakultatif (pilihan) sesuai dengan minat klien.
Adapun fungsi pengembangan adalah fungsi bimbingan dan konseling yang sifatnya lebih proaktif dari fungsi-fungsi lainnya. Konselor berupaya untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, yang memfasilitasi perkembangan konseli. Teknik bimbingan yang dapat digunakan disini adalah pelayanan informasi, tutorial, diskusi kelompok atau curah pendapat dan karyawisata.
Jadi, inti dari fungsi pengembangan dan pemeliharaan ini adalah fungsi bimbingan dan konseling yang akan menghasilkan terpeliharanya dan terkembangnya berbagai potensi dan kondisi positif peserta didik dalam rangka perkembangan dirinya secara terarah mantap dan berkelanjutan.

5.      FUNGSI ADVOKASI
Maksudnya adalah fungsi bimbingan dan konseling yang akan menghasilkan teradvokasi atau pembelaan terhadap peserta didik dalam rangka upaya pengembangan seluruh potensi secara optimal.
Fungsi-fungsi tersebut diwujudkan melalui diselenggarakannya berbagai jenis ayanan dan kegiatan bimbingan dan di dalam masing-masing fungsi tersebut. Setiap layanan dan kegiatan bimbingan konseling yang dilaksanakan harus secara langsung mengacu kepada satu atau lebih fungsi-fungsi tersebut agar hasil-hasil yang hendak dicapainya jelas dapat diidentifikasi dan dievaluasi.
Secara keseluruhan, jika semua fungsi-fungsi itu telah terlaksana dengan baik, dapatlah bahwa pesert didik akan mampu berkembang secara optimal pula. Keterpaduan semua fungsi tersebut akan sangat membantu perkembangan peserta didik secara terpada pula.

Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar