LATAR BELAKANG PERLUNYA BK BAGI SISWADILIHAT DARI BERBAGAI SEGI
A. Latar
Belakang Psikologi
Perlunya BK berdasarkan aspek
psikologi bimbingan dan koseling sangat perlu sekali kerena pada dasarnya dapat
memberikan penjelasan bahwa individu merupakan pribadi yang unik seperti
menyangkut aspek kecerdasan, emosional, sosiabilitas, sikap, kebiasaan, dan
kemampuan penyesuaian diri, individu tidak sama dan pasti individu memiliki
perbedaan, dapat memberikan pemahaman tentang tingkah laku individu seiring
perkembangannya yang selalu berubah sesuai dengan tugas perkembangannya kearah
kematangan, tingkah laku yang perlu diubah atau dikembangkan untuk mengatasi
masalah yang dihadapi, serta dapat memberikan pemahaman tentang masalah-masalah
psikologis. Masalah psikologis merupakan latar belakang perlunya bimbingan dan
konseling di sekolah.
1.
Masalah perkembangan individu
Ø
Hasil proses belajar tergantung pada
tingkat kematangan yang telah dicapai
Ø
Tempo perkembangan berlangsung cepat
pada tahun- tahun permulaan
Ø
Setiap individu memiliki tempo
perkembangan masing-masing
Ø
Perkembangan individu mengikuti pola
umum
Ø
Faktor pembawaan dan lingkungan sama
pengaruhnya terhadap proses perkembangan individu
Ø
Masalah perbedaan individu di
sekolah siswa dibentuk oleh lingkungan guru dan materi pelajaran yang yang
sama, akan tetapi hasilnya berbeda, ada siswa yang cepat, lambat, ada yang
cerdas, dan malas dalam belajar.
2.
Faktor Perbedaan Individu
Faktor
pembawaan dan lingkungan sebagai komponen utama bagi terbentuknya keunikan
individu. Perbedaan pembawaan akan memungkinkan perbedaan individu meskipun
dengan lingkungan sama. Dan sebaliknya lingkungan yang berbeda akan
memungkinkan timbulnya perbedaan individu meskipun pembawaannya sama.
3.
MasalahKebutuhan Individu
Kebutuhan merupakan dasar timbulnya tingkah laku individu. Individu bertingkah laku karena ada dorongan untuk memenuhi kebutuhannya. Pemenuhan kebutuhan ini sifatnya mendasar bagi kelangsungan hidup individu itu sendiri. Jika individu berhasil dalam memenuhi kebutuhannya, maka dia akan merasa puas, dan sebaliknya kegagalan dalam memenuhi kebutuhan ini akan banyak menimbulkan masalah baik bagi dirinya maupun bagi lingkungan.
Kebutuhan merupakan dasar timbulnya tingkah laku individu. Individu bertingkah laku karena ada dorongan untuk memenuhi kebutuhannya. Pemenuhan kebutuhan ini sifatnya mendasar bagi kelangsungan hidup individu itu sendiri. Jika individu berhasil dalam memenuhi kebutuhannya, maka dia akan merasa puas, dan sebaliknya kegagalan dalam memenuhi kebutuhan ini akan banyak menimbulkan masalah baik bagi dirinya maupun bagi lingkungan.
4.
Masalah penyesuaian diri dan
kelainan tingkah laku
Proses penyesuaian diri ini banyak sekali menimbulkan
berbagai masalah terutama bagi diri individu sendiri. Jika individu dapat
berhasil memenuhi kebutuhannya sesuai dengan lingkungannya dan tanpa
menimbulkan gangguan atau kerugian bagi lingkungannya, hal itu disebut
“adjusted” atau penyesuaian yang baik. Dan sebaliknya jika individu gagal dalam
proses penyesuaian diri tersebut, disebut “maladjusted” atau salah sesuai.
5. MasalahBelajar
Dalam proses belajar dapat timbul berbagai masalah baik bagi pelajar itu sendiri maupun bagi pengajar. Beberapa masalah belajar, misalnya bagaimana menciptakan kondisi yang baik agar perbuatan belajar berhasil, memilih metode dan alat-alat yang tepat sesuai dengan jenis dan situasi belajar, membuat rencana belajar bagi siswa, menyesuaikan proses belajar dengan keunikan siswa, penilaian hasil belajar, diagnosis kesulitan belajar, dan sebagainya.
Dalam proses belajar dapat timbul berbagai masalah baik bagi pelajar itu sendiri maupun bagi pengajar. Beberapa masalah belajar, misalnya bagaimana menciptakan kondisi yang baik agar perbuatan belajar berhasil, memilih metode dan alat-alat yang tepat sesuai dengan jenis dan situasi belajar, membuat rencana belajar bagi siswa, menyesuaikan proses belajar dengan keunikan siswa, penilaian hasil belajar, diagnosis kesulitan belajar, dan sebagainya.
Bagi siswa sendiri, masalah belajar
yang mungkin timbul misalnya
Ø
Pengaturan waktu belajar
Ø
Memilih cara belajar
Ø
Menggunakan buku-buku pelajaran
Ø
Belajar berkelompok
Ø
Mempersiapkan ujian, memilih jurusan
kuliah dan mata kuliah yang cocok
B. Latar
Belakang Sosio Budaya
Individu merupakan biopsikososiospiritual, yang
artinya bahwa individu makhluk biologis, psikologis, sosial dan spiritual.
Setiap anak sejak lahir tidak hanya mampu memenuhi tuntutan biologisnya, tetapi
juga tuntutan budaya di mana individu itu tinggal, tuntutan budaya itu
dilakukan agar segala dampak modrenisasi dapat di filter oleh individu tersebut
secara otomatis, serta individu diharapkan dapat menyesuaikan tingkah lakunya
sesuai dengan budaya yang sudah ada, agar dapat di terima dengan baik oleh
lingkungan tersebut. Untuk mengembangkan semua kemampuan penyesuaian tersebut,
sangat diperlukan sebuah bimbingan.
C. Latar
Belakang Pendidikan
Dan
pengertian dan tujuan di atas, jelas bahwa yang menjadi tujuan inti dari pendidikan adalah perkembangan kepribadian secara
optimal dan setiap anak didik sebagai pribadi. Dengan demikian setiap
kegiatan proses pendidikan diarahkan kepada tercapainya pribadi-pribadi yang
berkembang optimal sesuai dengan potensi masing-masing.
Ada tiga hal
pokok yang menjadi latar belakang perlunya bimbingan dan konseling dilihat dari
segi pendidikan.
a.
Pertama adalah dilihat dari hakikat
pendidikan sebagai suatu usaha sadar dalam mengembangkan kepribadian. Hal ini
mengandung implikasi bahwa proses pendidikan menuntut adanya pendekatan yang
lebih luas dari pada sekedar pengajaran. Pendekatan yang dimaksud adalah
pendekatan pribadi melalui layanan bimbingan dan konseling.
b.
Kedua, pendidikan senantiasa
berkembang secara dinamis dan karenanya selalu terjadi perubahan perubahan dan
penyesuaian dalam komponen-komponennya. Menghadapi perkembangan ini para siswa
sebagai subjek didik memerlukan bantuan dalam penyesuaian diri melalui layanan
bimbingan.
c.
Ketiga pada hakikatnya guru
mempunyai peranan yang tidak hanya sebagai pengajar,tetapi lebih luas dari itu,
yaitu sebagai pendidik. Sebagai pendidik, maka guru seyogyanya dapat
menggunakan pendekatan pribadi dalam mendidik para siswanya. Pendekatan pribadi
ini diwujudkan melalui layanan bimbingan.
D.
Latar belakang IPTEK&
globalisasi
Di era ini ilmu pengetahuan,
informasi dan teknologi berkembang sangat pesat. Oleh karena itu, diperlukannya
Bimbingan dan Konseling, agar individu dapat mengetahui dampak positif dan
negatifnya dari perkembangan tersebut. Lewat Bimbingan dan Konseling, individu
diarahkan kepada dampak positif dari IPTEK yang lebih ditujukan pada penerapan
teknologi yang harus dimilliki dan dikuasai karena semakin kompleksnya
jenis-jenis dan syarat pekerjaan serta persaingan antar individu.
Dengan perkembangan teknologi yang
sangatpesat,timbulduamasalahpentingyangmenyebabkan kerumitan struktur dan
keadaan masyarakat, ialah:
Ø
Penggantian sebagian besar tenaga
kerja dengan alat-alat mekanis-elektronik, dan hal ini mau tidak mau
menyebabkan pengangguran.
Ø
Bertambahnya jenis-jenis pekerjaan
dan jabatan baru yang menghendaki keahlian khusus dan memerlukan pendidikan
khusus pula bagi orang-orang yang hendak menjabatnya.
DAFTAR
PUSTAKA
Juntika, Ahmad. 2005. Landasan Bimbingan dan
Konseling. Bandung : Rosdakarya.
Riska Ahmad. 2013. Dasar-dasar Bimbingan dan
Konseling. Padang: UNP Press.
http://www.wikipendidikan.com/2014/12/latar-belakang-perlunya-bimbingan-dan.html(diakses
tanggal 11 Februari 2018)
PERTANYAAN
1.
Faktor pembawaan dan lingkungan
sebagai komponen utama bagi terbentuknya keunikan individu. Merupakan masalah
psikologis
a.
Masalah
perkembangan individu
b.
Faktor
Perbedaan Individu
c.
Masalah
Kebutuhan Individu
d.
Masalah
penyesuaian diri dan kelainan tingkah laku
2.
Menciptakan kondisi yang baik agar
perbuatan belajar berhasil, memilih metode dan alat-alat yang tepat sesuai
dengan jenis dan situasi belajar, membuat rencana belajar bagi siswa,
menyesuaikan proses belajar dengan keunikan siswa, penilaian hasil belajar,
diagnosis kesulitan belajar, dan sebagainya. Merupakan permasalahan dalam
hal...
a.
Masalah
perkembangan individu
b.
Faktor
Perbedaan Individu
c.
Masalah
Kebutuhan Individu
d.
Masalah Belajar
3.
Individu merupakan biopsikososiospiritual, merupakan
inti dari latar belakang pentingnya BK di bidang....
a.
Psikologis
b.
Pendidikan
c.
Sosial Budaya
d.
IPTEK dan Globalisasi
4.
Ada tiga hal pokok yang menjadi
latar belakang perlunya bimbingan dan konseling dilihat dari segi pendidikan. Kecuali...
a.
Dilihat dari hakikat pendidikan
sebagai suatu usaha sadar dalam mengembangkan kepribadian.
b.
Pendidikan senantiasa berkembang
secara dinamis dan karenanya selalu terjadi perubahan perubahan dan penyesuaian
dalam komponen-komponennya.
c.
Bertambahnya jenis-jenis pekerjaan
dan jabatan baru
d.
Pada hakikatnya guru mempunyai
peranan yang tidak hanya sebagai pengajar,tetapi lebih luas dari itu
5.
Dengan perkembangan teknologi yang
sangat pesat, timbul dua masalah penting yang menyebabkan kerumitan struktur
dan keadaan masyarakat, ialah:
Tidak ada komentar:
Posting Komentar